Cinta Dalam Secangkir Kopi Yang Membuat Kehidupan Hidup Kembali




CAMPURANSAINS.COM-Awal mulanya  dia (habib) tidak pernah mau bercengkrama dengan sahabat-sahabat Seorganisasi dengan si Dia. Namun siapa sangka, iya mulai menerapkan kebiasaan baru sedikit demi sedikit. dengan cara yang amat praktis yaitu dengan cara bergaul dengan sahabat-sahabat yang dulunya jarang sekali bercumbu dengna sahabat-sahabatnya dengan Secangkir Kopi di sebuah kedai yang amat ramai dengan mereka yang selalu mengutamakan Diskusi sambil menikati Secangkir Kopi.


Namun siapa sangka, banyak pelajaran yang dapat kita patahkan dari Secangkir Kopi tersebut yang begitu sederhana pembuatannya. Dari pembuatan Kopi tersebut kita tahu bahwasanya proses lah yang kita butuhkan dalam membuat sebuah Kopi yang begitu pahit.


Dari situlah kita belajar tentang pahitnya Secangkir kopi yang bertabur dengan butiran butiran bintang yang memancarkan sinarnya si sebuah kedai tersbut.


Dari Secangkir kopi kita asadar bahwasanya pahitnya kopi sama persis denganpahitnya  menjalani  kehidupan yang sekarang, yang kebanayakan orang memilih yang spontan(langsung jadi) tanpa ada proses yang ada di dalamnya.


Termasuk(saya) yang banyak merasakan maslah masalah yang timbul dari beberapa lini seperti percintaan, percintaan yang memodohkan bagi saya, bukan bagi mereka yang Hedonis dalam Percintaan.


lambat laun Dia(habib) merasa di dalam persoalan kehidupan yang sangat amatir baginya, dan akhirnya dia terbaur dengan suasana sahabat-sahabat karibnya yang sering Ngopi sambil diskusi. Dari sanalah iya merasakan detakan cinta dalam dirinya tentang sebuah kopi yang begitu pahit, dan Nikmat apabila di kalaborasikan dengan Diskusi yang membuat dia dan sahabat-sahabatbya merasa senang.


Dari argumentasi di atas ia menemukan cinta sejatinya dalam Secangkir Kopi yang yang meluluh lantahkan hatinya. dan menikmati secangkir kopi dengan rasa ada masalah dalam kehidupannya.

Wallahu 'Alam

Comments