Pertemuan Ibn 'Arabi Dengan Para Sufi di Bagian Barat





Ibn 'Arabi memadukan antara berziarah(berkunjung) dengan silaturaahim, mekipun dua kalimat di atas sangatlah jauh maknanya, Namun Ibn 'Arabi membagi Berziarah menjadi dua pemahaman diantaranya : Ziarah fisik dan ziarah metafisik"











Pertemuan Ibn 'Arabi denga para sufi yang ada di bagian barat
  •  Abu al-Abbas al-'Uryubi
kisah pertama kali yang di ceritakan oelh ibn 'Arabi dalam sebuah kitab yang di tulisnya yakni kitab"al-Quds fi Munasahat al-Nafis" tentang pertemuan beliau dengan gurunya Syekh al-'Uryubi. pertemuan ini baru saja di mulai sejak beliau baru masih imut.(kalau di indonesia mereka santri yang baru mondok dan masih loman:jawanya). pertemuan di atas ialah pertemuan Ibn 'Arabi pertama kalinya dengan seorang guru yang di kenal sangat patuh kepada Allah SAW. yang sedang melakukan pencarian Ilmu Kesufian.

Pertemuan peretama beliau menyakinkan bahwasanya pertemuan yang meluruskan Ibn 'Arabi dengan proses menuju kesufian. ketika itu ibn 'Arabi langsung menyakinkan dirinya. singkat cerita Pada dasarnya  Ibn 'Arabbi tidak sepakat dengan salah satu argumentasi Gurunya. Namun ia tidak pernah mengkritik apaun yang di sampaikan oleh Gurunya. karena ia takut atas ketakziman seorang murid kepada gurunya.

Mengenai asal muasal gurnya, ia tidak menceritakan secara detail mengenai gurunya itu yang datang ke Sevila. Namun kebanyaka para Ulama, politisi dan yang lain sering berkunjung ke Sevila di karenakan dengan Keindahan Sevila yang begitu memikit panca inda kita. Pada waktu itu beliau menemukan gurunya yang ketiak itu al-'Uryubi berada di sevila dan sejak itu ibn 'Arabi masih dalam keadaan Dewasa.
Gurunya Ibn 'Arabi sangatlah patuh kepada Allah. ketika itu beliau sedang mempergok gurunya sedang berzikir kepada Allah. dengan Kalimat "Allah". Namun seketika itu ibnu arabi langsung melontarkan pertanyaan kepada gurunya "Tuanku, kenapa engkau selalu berzikir dengan menyebbut nama Allah" bukankah berzikir dengan kalimat "La illaha illahllah" lebih mashur? sang guru  langusng menjawab dengan Tegas atas pertanyaan yang di lontarkan Oleh Muridnya itu dengan jawaban "jikalau aku berzikir dengan kalimat "la illaha". dan Allah mencabut naywaku seketika itu"

aku menjadi Kafir. di karenakan arti dari kalimat tersebut ialah tidak ada tuhan".



Wallahu 'Alam

Comments