Sebuah biografi Ibn 'Arabi Yang Menguasai Ilmu Tasawuf Sekaligus Filsuf

                                                     






"Aku beragama dengan agama cinta/kemanapun iya bergerak, maka cinta adalah agamaku dan keyakinanku"


Kata kata yang pernah di lontarkan oleh seorang sufi, tasawuf sekaligus seseorang yang bertaqwa kepada sang khaliq. Siapa ibn 'Arabi...? Nama asli dari ibn 'Arabi ialah Muhyidin Abu Abdullah Muhammad Ibnu Ali ibnu Muhammad Ibnu Ahmad ibnu Abdullah al-hatimi  at-Tha'i  yang lahir di Andslusia (Spanyol). 


Dalam buku Ibn 'Arabi , the great Muslim Mystic and thinker  karya Hussaini M.A yang menceritakan bahwa ayah dari ibn 'Arabi ialah Ali bin Muhammad.


Lambat laun iya tidak memiliki anak, hingga akhirnya ia bertemu dengan seorang wali ,  Abdul Qodir Al-jailani. Dengan perantara sang wali iya meminta kepada Allah SWT untuk dianugerahi seorang putra.


Ketika itu Syekh Abdul Qodir Al-jailani hampir menghembuskan nafas terakhirnya dan kemudian meminta kepada Ali untuk memberikan nama kepada putranya dengan julukan Muhyidin, sama dengan nama syeikh Abdul Qodir Al-jailani.


Ia juga mengatakan bahwasanya putra dari Ali tersebut menjadi seseorang yang besar dan menjadi wali dalam ilmu KETUHANAN.


Inilah biografi tentang sesorang yang sangat sangat cerdas sebagaimana yang di katakan oleh Ibnu Rusyd Bahwasanya

ini adalah ikhwal yang telah ku buktikan sendiri kebenaran,  dan belum pernah aku menemui ilmu itu sebelumnya. Alhamdulillah.  Aku hidup dimana masa yang membuatku bertemu dengan salah satu mereka yang telah menguasainya. Yang telah berhasil menyingkap tabir yang menyelimutinya. Aku bersyukur kepada Allah SWT karna dapat melihatnya "

-ibnu Rusyd-

Wallahu 'Alam

Comments